|
PROFIL PENGADILAN AGAMA WATES  Gambar: Gedung Pengadilan Agama Wates sekarang. Dasar Hukum dan Sejarah Peradilan agama adalah merupakan salah satu pelaksana kekuasaan kehakiman bagi para pencari keadilan yang beraga Isalam mengenai perkara perdata tertentu, yakni hukum keluarga Islam. Berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 21 Tahun 2004 bahwa Organisasi, administrasi dan financial di lingkungan Peradilan Agama beralih ke Mahkamah Agung RI. Pengadilan Agama Wates merupakan peradilan tingkat pertama yang dibentuk berdasarkan Keputusan Menteri Agama RI Nomor 61 Tahun 1961 tanggal 25 Juli 1961 dan mulai berlaku efektif tanggal 1 Agustus 1961. Gedung Pengadilan Agama Wates sekarang berdiri di atas tanah seluas 840 m2, luas bangunan 300 m2, dan beralamatkan di Jalan Sugiman No. 25 Wates, Kulon Progo. Daftar Nama Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Agama Wates sejak awal berdirinya sampai sekarang: | No | NAMA | JABATAN | GOLONGAN TERAKHIR | PENDIDIKAN TERAKHIR | TAHUN MENDUDUKI JABATAN | | 1. | K. Bachrudin | Ketua | III/d | Tabliq Schull | 1962-1972 | | 2. | KH. Asro’i | Ketua Wakil Ketua | III/d | | 1972-1973 | | 3. | Drs. Muhsinun Drs. Usman | Ketua Wakil Ketua | IV/b IV/a | Sarjana (S1)/IAIN Sarjana (S1)/IAIN | 1973-1981 | | 4. | Drs. Mubandi Musyafir Drs. Usman | Ketua Wakil Ketua | IV/b IV/a | Sarjana (S1)/IAIN Sarjana (S1)/IAIN | 1981-1988 | | 5. | Drs. Usman Dra. Hj. Wardanah, SH. | Ketua Wakil Ketua | IV/b IV/a | Sarjana (S1)/IAIN Sarjana (S1)/IAIN /UMY | 1988-1997 | | 6. | Dra. Hj. Wardanah, SH. Drs. Muhammad Darin, SH. | Ketua Wakil Ketua | IV/b IV/a | Sarjana (S1) /IAIN/UMY Sarjana (S1) /IAIN/UMY | 1997-2002 | | 7. | Drs. Maslihan Saifurrozi, SH., MH. Drs. Burhanuddin | Ketua Wakil Ketua | IV/b IV/a | Sarjana (S1)/IAIN /UNDAR,(S2)/UII Sarjana (S1)/IAIN | 2004-2005 | | 8. | Drs. H. Muhammad Darin, SH,. MSI. Drs. M. Badawi, SH. | Ketua Wakil Ketua | IV/b IV/b | Sarjana (S1)/IAIN /UMY,(S2)/UII Sarjana (S1)/IAIN /UAD | 2005-2008 | | 9. | Drs. M. Badawi, SH., MSI. Dra. Hj. Siti Baroroh, MSI. | Ketua Wakil Ketua | IV/b IV/b | Sarjana (S1)/IAIN /UAD,(S2)/UII Sarjana (S1)/IAIN ,(S2)/UII | 2008-Sekarang | Daftar Nama Panitera/ Sekretaris Pengadilan Agama Wates sejak awal berdirinya sampai sekarang: | No | NAMA | JABATAN | GOLONGAN TERAKHIR | PENDIDIKAN TERAKHIR | TAHUN MENDUDUKI JABATAN | | 1. | Fathoni | Panitera/ Sekretaris | | | 1962-1967 | | 2. | Hasyim | Panitera/ Sekretaris | III/c | SMP | 1967-1993 | | 3. | Thoyiban Nurhadi, BA. | Panitera/ Sekretaris | III/d | Sarjana Muda IAIN | Jan 1994-Okt 1994 | | 4. | Drs. H. M. Wasil | Panitera/ Sekretaris | III/d | Sarjana (S1)/UCY | 1994-2005 | | 5. | Sarwan, SHI. | Panitera/ Sekretaris | III/d | Sarjana (S1)/UCY | 2005-2007 | | 6. | Ahmadi, SH. | Panitera/ Sekretaris | III/d | Sarjana (S1)/UCY | 2007-Sekarang | Yurisdiksi PA Wates Yuridiksi Pengadilan Agama Wates meliputi seluruh wilayah di Kabupaten kulon Progo. Kabupaten Kulon Progo terdiri 12 kecamatan dan 87 desa, yaitu: 1. Kecamatan Temon (15 desa) 2. Kecamatan Wates (8 desa) 3. Kecamatan Panjatan(11 desa) 4. Kecamatan Galur (7 desa) 5. Kecamatan Girimulyo (4 desa) 6. Kecamatan Kalibawang (4 desa) 7. Kecamatan Kokap (5 desa) 8. Kecamatan Lendah (6 desa) 9. Kecamatan Nanggulan (5 desa) 10. Kecamatan Pengasih (7 desa) 11. Kecamatan Samigaluh (7 desa) 12. Kecamatan Sentolo (8 desa) Untuk membuka peta interaktif klik di sini. Agama dan Tempat Peribadatan Di Kulon Progo Menurut data BPS Kabupaten Kulon Progo tahun jumlah Penduduk tahun 2007 menurut Proyeksi Penduduk Hasil SUPAS tahun 2005 sebanyak 374.445 jiwa, terdiri dari penduduk laki-laki 183.396 jiwa (49,25 persen) dan penduduk perempuan 190.049 jiwa (50,75 persen) dengan tingkat pertumbuhan 0,08 %. Data dar Kantor Depag Kabupaten Kulon Progo dari jumlah penduduk Kabupaten Kulon Progo (374.445 jiwa), dikelompokkan berdasarkan agama, diperoleh data sebagai berikut 421.695 (96,5 %) jiwa beragama Islam, 5.842 (1,6 %) beragama Kristen, 21.253 (1,3 %) beragama Katholik, 6 (0,3 %) beragama Hindu, dan 752 (0,08 %) beragama Budha. Di Kabupaten Kulon Progo terdapat 988 masjid, 508 mushola, 507 langgar. Selain itu tersedia 16 gereja dan 35 rumah kebaktian(Kristen), 4 gereja dan 49 kapel (Katholik), , dan 5 wihara dan 1 cetya (Budha). Topografi Kulon Progo Kabupaten Kulon Progo memiliki topografi yang bervariasi dengan ketinggian antara 0 - 1000 meter di atas permukaan air laut, yang terbagi menjadi 3 wilayah meliputi : a. Bagian Utara Merupakan dataran tinggi/perbukitan Menoreh dengan ketinggian antara 500 1000 meter di atas permukaan air laut, meliputi Kecamatan Girimulyo, Kokap, Kalibawang dan Samigaluh. Wilayah ini penggunaan tanah diperuntukkan sebagai kawasan budidaya konservasi dan merupakan kawasan rawan bencana tanah longsor. b. Bagian Tengah Merupakan daerah perbukitan dengan ketinggian antara 100 500 meter di atas permukaan air laut, meliputi Kecamatan Nanggulan, Sentolo, Pengasih, dan sebagian Lendah, wilayah dengan lereng antara 2 15%, tergolong berombak dan bergelombang merupakan peralihan dataran rendah dan perbukitan. c. Bagian Selatan Merupakan dataran rendah dengan ketinggian 0 100 meter di atas permukaan air laut, meliputi Kecamatan Temon, Wates, Panjatan, Galur, dan sebagian Lendah. Berdasarkan kemiringan lahan, memiliki lereng 0 2%, merupakan wilayah pantai sepanjang 24,9 km, apabila musim penghujan merupakan kawasan rawan bencana banjir. Luas wilayah Kabupaten Kulon Progo adalah 58.627,54 hektar, secara administratif terbagi menjadi 12 kecamatan yang meliputi 88 desa dan 930 dusun. Penggunaan tanah di Kabupaten Kulon Progo, meliputi sawah 10.732,04 Ha (18,30%); tegalan 7.145,42 Ha (12,19%); kebun campur 31.131,81 Ha (53,20%); perkampungan seluas 3.337,73 Ha (5,69%); hutan 1.025 Ha (1,75%); perkebunan rakyat 486 Ha (0,80%); tanah tandus 1.225 Ha (2,09%); waduk 197 Ha (0,34%); tambak 50 Ha (0,09%); dan tanah lain-lain seluas 3.315 Ha (5,65%).  Kabupaten Kulon Progo dilewati oleh 2 (dua) prasarana perhubungan yang merupakan perlintasan nasional di Pulau Jawa, yaitu jalan Nasional sepanjang 28,57 km dan jalur Kereta Api sepanjang kurang lebih 25 km. Hampir sebagian besar wilayah di Kabupaten Kulon Progo dapat dijangkau dengan menggunakan transportasi darat. Batas wilayah Kabupaten Kulon Progo: Barat : Kabupaten Purworejo, Prop. Jawa Tengah Timur : Kabupaten Sleman dan Bantul, Prop. DI Yogyakarta Utara : Kabupaten Magelang, Prop. Jawa Tengah Selatan : Samudra Hindia Struktur Organisasi (Tupoksi) Organisasi dan tata kerja Pengadilan Agama Wates tela diatur dalam UU No. 7 Tahun 1989 Jo UU No. 3 Tahun 2006, Keppres No. 21 Tahun 2004 tentang Pengalihaan Organisasi, Administrasi dan financial di lingkungan Peradilan Umum, Peradilan tata usaha Neagara dan Peradilan Agama serta keputusan Ketua Mahkamah Agung RI Nomor KMA/004/SK/II/1992 sedangkan dalam Pelaksanaan Tugas dan Administrasi peradilan berpedoman pada Buku I dan II Mahkamah Agung RI dan Keputusan Ketua MAhkamah Agung RI Nomor KMA/001/SK/1991. Dari Organisasi Tata Kerja serta pedoman Pelaksanaan Tugas tersebut, Pengadilam Agama Wates dapat melaksanakan tugas-tugas pokok lembaga peradilan yakni menerima, memeriksa dan mengadili serta menyelesaikan perkara yang diajukan oleh para pihak pencari keadilan. Pelaksanaan Tugas tersebut juga dilaksanakan dalam rangka meningkatkan citra dan wibawa Pengadilan Agma sebagai Pengadilan yang mandiri yakni dengan meningkatkan kemampuan sumber daya manusia untuk mencapi hasil baik yang menyangkut tugas-tugas teknis dan administrasi yudicial maupun tugas-tugas administrasi umum. Adapun Susunan Organisasi Pengadilan Agama Wates adalah sebagai berikut : Ketua : Drs. M. Badawi, SH., MSI. Wakil Ketua : Dra. Hj. Siti Baroroh, MSI. Panitera/Sekretaris : Drs. Ahmad Najmudin
Wakil Sekretaris : Nali Triafairuzzi, SH. Wakil Panitera : Suhartadi, SH. Panitera Muda Hukum : Drs. Eddy Purwanto Panitera Muda Gugatan : Sumaryati, SH. Panitera Muda Permohonan : Dra. Mardhiyah Nur
Kaur Kepegawaian dan Ortala : Satiyah, SH Kaur Perencanaan dan Keuangan : Rr. Arum Fitriana Rohmah, SH. Kaur Umum : Destora Dwi Marsudi, SE., SH. Tenaga Fungsional Hakim : Drs. M. Anwar Hamidi : Dra. Rosmaliah, Sh., MSI. : Dra. Ufik Nur Arifah Hidayati, MSI. : Drs. Mudara, MSI. : Drs. Akhbarudin, MSI. : Drs. Sapari : Drs. H. Asrori, SH. MH. : Drs. H. Wasil Tenaga Fungsional PP : Noer Chizin, SH. : Nurlistiyani, SH. Tenaga Fungsional JSP : Drs. Hasan Basri : Saridi : Nursaini : Syafii Ma’arif Pelaksana/Staf : Aspiyah, SH. : Ade Firman Fathoni, SHI. MSI. : Ana Efandari Sulistyowati, SHI. : Salim Al Ghozali, S.Kom. : Agus Wantoro : Dewi Yuliantiningsih : Sri Widayanti : Heru Purwanto
|